DSantri.ID, Jambi - Perhelatan pembukaan Diniyyah Al-Azhar Expo (Diaz Expo) 2022 sangat meriah. Selain menampilkan berbagai macam pertujukan seni, tak kalah pentingnya adalah launching satu santri satu buku.
Santri MA Diniyyah Al-Azhar Bungo memperlihatkan buku karya mereka dihadapan Ketua Yayasan Diniyyah Al-Azhar Umi Hj Rosmaini MS, M.Pd.I, Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Ustadz H Moch Hafizh El-Yusufi, S.Pd.I, MM dan Wakil Ketua Yayasan Ustadz H Zulfadhli El-Yusufi, Lc, MPd, Ketua STKIP AD Ustadz H Abd Muhaimin ME serta undangan lainnya.
Sobat DSantri.ID, perlu diketahui bahwa program literasi yang digagas Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar ini, satu-satunya di Provinsi Jambi. Pasalnya siswa kelas XII wajib membuat karya mereka yang dituangkan dalam bentuk buku. Hal ini dikarenakan menjadi syarat kelulusan bagi santri dan siswa kelas akhir MA Diniyah Al Azhar Bungo dan SMA IT Diniyyah Al-Azhar Jambi.
Melalui program Literasi Sekolah ini, Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Bungo Jambi Ustadz H. Moch. Hafidz El Yusufi S.Pd.I, M.M bekerja sama Ketua Ikatan Guru-Dosen Penulis Penggerak Literasi (IGDPPL) Kabupaten Bungo Ibu Feerlie Moonthana Indhra, S.Pd., MM., M.Pd.
Sobat DSantri.ID, kegiatan literasi ini pun berlangsung secara offline dan online, sekira 2,5 bulan, ada 55 santri MA Diniyyah Al-Azhar Bungo menyelesaikan karya fenomenal mereka sejumlah 55 buku dan memiliki ISBN.
Puluhan buku karya santri ini memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Baik penggunaan bahasa, ejaan, struktur penulisan, gaya penulisan. Semua buku memiliki kecenderungan yang sama yakni
"Keinginan yang menggebu-gebu dari semua penulis untuk menumpahkan semua ide dan gagasan secara bersamaan dalam sebuah tulisan,".
Dampaknya meskipun dalam waktu yang relatif singkat, para penulis pemula ini, mampu menulis 50 sampai 200 halaman buku. Sebuah prestasi yang luar biasa.
"Pihak yayasan memberikan reward kepada penulis terbaik yang berjudul Dyara Karya Nova Astrilia. Buku ini selain terbaik, juga penulis mampu melahirkan karya setebal 214 halaman. Gaya bahasa dalam tulisannya sangat jelas dan terasa," ungkap Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Ustadz H Moch Hafizh El-Yusufi MM.
Misalnya pada kalimat "suara alam membuyarkanku dari lamunan", "Mentari menyilau kedua mataku dari balik jendela" dll. Deskripsi tokoh, latar pun ditulis dengan sangat tepat, sehingga membangkitkan imajinasi saat membaca tulisan ini. (red)