DSantri.ID, Bungo - Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Bungo mengadakan acara penataran yang berlangsung dengan sukses. Dimana kegiatan peningkatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan mutu serta kualitas lembaga. Kegiatan ini dihadiri oleh Ustadz H Musrifin, S.Pd.I, Sekretaris Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar, yang hadir mewakili Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Bungo. Pembukaan kegiatan berlangsung di Hall Sulthan Sulaiman, Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar, 1 Juli 2024.
Pelatihan ini diikuti oleh ratusan guru dan karyawan dari Diniyyah Al-Azhar Bungo dan Tebo. Acara ini menghadirkan Motivator Bahren Nurdin, PhD, sebagai pemateri utama.
Dalam sesi ini, Bahren Nurdin menjelaskan berbagai macam informasi penting mengenai pentingnya para guru untuk mengikuti perkembangan arus 5.0. Dia menekankan bahwa di era digital ini, guru harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, para peserta aktif berpartisipasi dalam sesi-sesi yang diberikan. Mereka memperoleh pengetahuan baru tentang bagaimana menjadi pendidik yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital ini.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan motivasi para guru serta karyawan Diniyyah Al-Azhar, sehingga dapat memberikan pendidikan terbaik bagi para santri.
Pada hari itu pula kegiatan diisi pemateri Ibu Ferli Montana, M.Si yang merupakan Dosen IAI Yasni dan juga penulis berbagai macam buku. Pemateri dihadirkan dalam rangka mendukung program 1000 buku karya Diniyyah Al-Azhar pada tahun 2025 mendatang.
Kegiatan berlangsung selama 6 hari dari tanggal 1 sampai 6 Juli 2024 dan dilanjutkan dengan rapat rencana kerja dari tanggal 8 sampai 10 Juli mendatang.
Berbagai pelatihan yang digelar diantaranya: pelatihan motivasi, pelatihan pengembangan literasi sekolah, pembuatan RPP, Microteaching, Public speaking, personal branding, Peran dan Fungsi Murobbi-Murobbiah, Ruhiology dan Capacity building.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, dengan harapan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.
(merah)