PPM, Program Unggulan Diniyyah Al-Azhar: Satu-Satunya di Provinsi Jambi

- Ahad, 15 September 2024, 08:31 AM
Pemasangan kalung id card PPM oleh Umi Dra Hj Rosmaini MS. M.Pd.I

DSantri.ID, Bungo – Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar kembali melepas para santrinya untuk melaksanakan Praktek Pengabdian Masyarakat (PPM), program yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum mereka. Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar, Ust H. Moch Hafizh El-Yusufi, S.Pd.I, MM menegaskan bahwa PPM adalah program unggulan satu-satunya di Provinsi Jambi yang hanya dimiliki oleh Ponpes Diniyyah Al-Azhar.

Dalam sambutannya, Ust. Hafizh El-Yusufi menjelaskan bahwa PPM ini merupakan fase baru bagi para santri akhir. Melalui program ini, para santri akan terjun langsung ke masyarakat dan belajar bagaimana menjalani kehidupan di tengah-tengah mereka. 

"Tugas utama seorang guru adalah menanamkan dan memantapkan cita-cita besar dalam diri siswa. Hidup yang singkat ini akan lebih berarti jika kita mampu bermanfaat bagi orang lain. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," ujar beliau.

Dalam ceramahnya, Ust. Hafizh juga menekankan pentingnya kebijaksanaan dan kedewasaan.

"Jabatan atau harta bukanlah tolak ukur kemuliaan seseorang, melainkan manfaat yang ia berikan kepada orang lain. Nabi Muhammad SAW dan para sahabat selalu menganggap amanah sebagai beban yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab," tambahnya.

Beliau juga berharap PPM ini mampu mengubah sudut pandang santri, agar lebih bijaksana dalam menghadapi kehidupan. Para santri diingatkan untuk menjauhi perbuatan negatif dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

 

**Tokoh Muda Sebagai Inspirasi**

 

Ust. Hafizh mengajak para santri untuk mencontoh para tokoh besar seperti H. Agus Salim yang memulai karirnya di usia 20 tahun, Muhammad Natsir di usia 21 tahun, dan sahabat Nabi, Usamah bin Zaid, yang menjadi pemimpin pada usia 18 tahun. Menurutnya, kedewasaan tidak hanya soal usia, tetapi kemampuan untuk membuat keputusan yang benar dan tepat. 

 

**"Tujuan PPM ini adalah untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi kawasan yang kita datangi. Kedewasaan adalah kemampuan menempatkan sesuatu pada tempatnya dan bertindak bijaksana,"** lanjutnya.

 

PPM bukan hanya sekadar program pendidikan, tetapi juga bentuk latihan nyata bagi para santri untuk memahami bagaimana berinteraksi dan membantu masyarakat. Dengan pengalaman ini, santri diharapkan dapat menjadi pemimpin yang dewasa, bijaksana, dan penuh tanggung jawab di masa depan.

 

**Satu-Satunya Program Unggulan di Provinsi Jambi**

 

Ust. Hafizh juga menekankan bahwa program PPM ini adalah satu-satunya yang dimiliki oleh Diniyyah Al-Azhar di Provinsi Jambi. Program ini berbeda dengan yang ditawarkan oleh pesantren lain, karena PPM memberikan kesempatan kepada santri untuk merasakan langsung dinamika kehidupan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

 

Melalui PPM, para santri tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktek nyata tentang bagaimana menjadi bermanfaat di masyarakat. Hal ini menjadikan PPM sebagai program unggulan yang membedakan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar dari pesantren lainnya di Jambi. (redaksi)


Tags

Artikel Terkait

X