Sejarah Singkat Diniyyah Al-Azhar, Refleksi Jelang Milad ke-46

- Kamis, 18 Mei 2023, 09:27 AM
Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Bungo.

DSantri.ID, Jambi - Lembaga Pendidikan Diniyyah Al-Azhar dalam perkembangan dan perjalanannya tak lepas dari sosok pendiri Umi Dra Hj Rosmaini MS, M.Pd.I.

 

Sebagai pimpinan pondok pesantren Diniyyah Al-Azhar, selama 45 tahun, Umi Hj Rosmaini MS, lalui baik penuh dengan ujian, cobaan, dan hingga berbuah manis.

 

Sejarah berdirinya Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar tak lepas dari sosok Umi Hj Rosmaini MS. Medio 1977 Umi Rosmaini mulai merintis perguruan Diniyyah Puteri Muarabungo dengan berbekal surat mandat dari Pimpinan Diniyyah Puteri Padang Panjang Hj Isnaniah Saleh, di lokasi Tanjung Gedang, Pasar Muarabungo, di rumah Almarhum H Ramli.

Kala itu, boleh dikatakan luar daripada biasa, seorang perempuan yang sering dianggap lemah dan cukup hanya didapur saja, namun bagi Umi Hj Rosmaini MS malah sebaliknya. Dengan pendirian teguh, beliau berusaha sekuat tenaga, membabat hutan dan turun langsung membersihkan hutan. Demi cita-cita beliau mendirikan lembaga pendidikan Islam di Bumi langkah Serentak Limbai Seayun ini. 

Umi Hj Rosmaini merupakan binaan langsung perempuan hebat Tek amah (Ibu Rahmah El Yunusiah), pendiri Ponpes Diniyyah Puteri Padang Panjang.

Bagi perempuan dusun yang hidup menempuh studi masa awal tahun 60-70-an di Kabupaten Bungo. Tidak banyak bagi perempuan mengenyam pendidikan hingga diploma kala itu. Belum lagi tekanan menikah muda, mentradisi perempuan dusun kebanyakan, ketimbang mengenyam pendidikan tinggi.

Hingga pada satu dasawarsa, lembaga pendidikan yang didirikan oleh Umi Hj Rosmaini MS berkembang. Bahkan semakin banyak peminatnya. Banyak orang tua wali santri, bahkan tokoh yang berharap Umi juga membuka peluang bagi putra untuk mengenyam pendidikan di Diniyyah. 

Dengan pemikiran yang matang dan saran pendapat bagi tokoh yang ada kala itu, serta pendapat Buya Maksum Malim Lc, rahimahullah akhirnya dibukalah untuk putra. Hingga akhirnya Diniyyah berganti nama Pondok Pesantren Diniyyah Muara Bungo.

 

Pada 1987-an, Umi juga mendapatkan saran dari H Kadir Basalamah, dan berdirilah Perguruan Islam Al Azhar Jambi. Pada cikal bakalnya dengan mendirikan TK Islam Al Azhar Jambi. 

 

Pendirian perguruan Al-Azhar Jambi ini didukung penuh oleh Buya H Mohammad Natsir, serta mendapatkan dukungan dari Walikota Jambi Bapak H Azhari. "Tujuan berdirinya perguruan Al-Azhar Jambi untuk mewarnai Jambi dengan pengaruh pendidikan Islam".

Rentang waktu perjalanan Umi Hj Rosmaini MS mengembangkan pendidikan Islam, dilanjutkan dan dibantu oleh anak-anak beliau Ustadz H Moch Hafizh El-Yusufi, MM, Ustadz Zulfadli El-Yusufi, Lc MPd, dan Ustadz H Abdul Muhaimin, B.Sy.E, ME.

 

Pada 2010 berdirilah Perguruan Al-Azhar di Tebo. Dengan cikal bakal TK Islam Al-Azhar Tebo dan kini juga berdiri SDIT Diniyyah Al-Azhar Tebo.

 

perjuangan Umi dan dibantu putranya, pada 2014, didirikan pula perguruan tinggi Islam, yakni STKIP Al-Azhar Diniyyah (STKIP AD) dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Azhar Diniyyah (STIT AD). 

Dengan mendirikan dua lembagai pendidikan keguruan dan tarbiyah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru di Jambi. 

 

kegigihan Umi inilah, Pondok Pesantren Diniyyah Al Azhar Bungo mampu berdiri dan berkembang pesat di Kabupaten Bungo, Tebo dan Jambi saat ini. Perjuangan sangat panjang ini tentunya, bagi seorang santriwati menapak kerasnya samudera kehidupan. Dengan segala kelemahan dan kekurangannya, beliau tetaplah seorang perempuan tangguh yang luar biasa. (redaksi)


Tags

Artikel Terkait

X