Sosok Ustadz H Musrifin, Kepala SMPIT Diniyyah Al-Azhar Bungo Sukses Dorong Siswa Berprestasi Hingga Nasional

- Ahad, 27 Maret 2022, 09:29 AM
Ustadz H Musrifin dan Ustadz Sunandar.

DSantri.ID, JAMBI - Kesuksesan seseorang pemimpin terletak dari gaya memimpin organisasi itu. Hal itu pula yang membuat pria kelahiran Kendal 25 November 1974 silam ini optimistis bisa memajukan sekolah yang dipimpinnya. Ya, Ustadz H Musrifin, S.Pd.I, kepala sekolah sukses membina santri/siswanya menjadi pelajar berprestasi. 

 

Tak kurang dalam setahun ada ratusan piala, medali yang diboyong para santrinya ke sekolah. Baik dalam perlombaan daring (online), offline, olimpiade, kepramukaan, bahkan hingga nasional.

"Alhamdulillah, berkat dukungan penuh dari Ketua Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar dan Direktur Pendidikan Ustadz H Moch Hafizh El-Yusufi, MM. Santri kita meraih berbagai macam prestasi," katanya.

 

Ustadz Mus, biasa disapa, mengaku merantau ke Bungo dan merupakan guru yang diboyong dari Pondok Pesantren Darunnajah Cipining. Berbekal pendidikan SDN Parakan Sebaran, dilanjutkan MTs dan MA Darunnajah Cipining. Namun saat di Muara Bungo dirinya juga melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di STAI Yasni. 

 

"Sewaktu masih menjadi santri Alhamdulillah saya punya pengalaman organisasi, bagian kesehatan OSDC (Organisasi Santri Darunnajah Cipining). Dari ikut organisasi ini kita bisa menempah menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain," ujar ayah dari Nahda, Nadia, Nathan, Nadeo ini.

 

Bahkan berbekal ilmu dari pondok pula dirinya memiliki kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Juga kitab yang pernah dipelajari Ta'liimul Muta'allim. 

 

"Saya sering berkomunikasi baik dengan akademisi dan lainnya. Bahkan beberapa orang Mesir menggunakan bahasa Arab. Dan Alhamdulillah ketika pernah beribadah haji sangat berguna sekali memudahkan kita berkomunikasi. Pengalaman saat berhaji sangat mengharukan, dan Allah memberikan kesempatan bagi saya bisa beribadah rukun yang kelima ini," ungkap suami dari Deni Suryani ini.

 

Diceritakan Ustadz, usai menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining, pada 29 Juni 1995 dirinya merantau ke Bungo dan bekerja di pondok pesantren Diniyyah Al-Azhar. Banyak hal yang bisa didapatkan dari menjadi guru asrama, kemudian guru kelas, pernah juga menjadi kepala SD IT hingga diamanahkan oleh Direktur Pendidikan sebagai Kepala SMP IT Diniyyah Al-Azhar.

"Pengalaman yang tak terlupakan, Alhamdulillah saya juga diamanahkan oleh Diniyyah Al-Azhar untuk menjadi penghubung kerjasama Pimpinan Diaz dengan pimpinan Ponpes Darunnajah Cipining bahkan hingga kini," ungkap putra dari Slamet dan Atun.

 

Saat menjabat kepala SMPIT ini dirinya juga sukses membuat setiap periodenya Akreditasi A untuk sekolah. Sejalan dengan itu, upaya pengembangan prestasi santri dengan mengaktifkan kegiatan eskul, pembinaan di luar jam KBM, mengikutkan siswa/i pada lomba di luar sekolah. 

 

"Setiap tahunnya siswa kita banyak yang meraih prestasi hingga nasional. Target kedepannya setidaknya ratusan medali kita boyong lagi," pungkasnya. (red)


Tags

Artikel Terkait

X