Dsantri.ID. Jambi - Diniyyah Al-Azhar Jambi menggelar agenda wisuda Akbar tahun 2024 yang bertempat di Ratu Convention Center Jambi, Kamis (28/3).
Wisuda Akbar kali ini diikuti sebanyak 384 peserta baik dari hafalan Al-Qur'an 1 juz hingga 30 juz. Hadir dalam acara Staf Ahli Gubernur H. Husairi, S.IP., ME, Ketua Yayasan Diniyyah Al-Azhar Umi Dra Hj Rosmaini MS, M.Pd.I, Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Ust H Moch Hafizh El-Yusufi, S.Pd.I, MM, serta para undangan lainnya.
Ketua Panitia Ust Irham Mustaqim mengatakan tujuan dari wisuda Akbar kali ini adalah sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap siswa yang telah menuntaskan hafalan Al-Qur'an. Serta menjadi motivasi siswa yang belum menuntaskan hafalan Al-Qur'an.
"Total wisuda Akbar yang ikut sebanyak 384 peserta dengan berbagai katagori baik 1 juz, 2 juz hingga 30 juz," katanya.
Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Ust H Moch Hafizh El-Yusufi, S.Pd.I, MM mengatakan bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an dan merupakan wahyu yang diturunkan melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur.
Al-Qur'an juga kita jadikan sebagai pedoman sampai hari ini, serta isinya tidak pernah berubah isinya tidak pernah tergantikan dan tidak ada yang bisa merubah isi Al-Qur'an itu sendiri.
"Dan itu merupakan sebuah mukjizat yang kita yakini merupakan sebuah mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW,".
"Pada 17 Ramadhan ini pula Al-Qur'an diturunkan dan merupakan sebuah momentum yang sangat berharga yang dijadikan oleh Diniyyah Al-Azhar sebagai pengingat sekaligus amalan yang kita lakukan setiap tahunnya. Yakni kita melaksanakan wisuda Tahfidzul Qur'an baik satu juz, 15 juz hingga 30 juz ," katanya.
Ustadz mengingatkan bahwa kita semua masih punya waktu berlomba-lomba untuk menyelesaikan hafalan Al-Qur'an. Didalam bulan Ramadan banyak strategi yang bisa dilakukan dalam rangka mentadabburi ayat-ayat Al-Qur'an dan mentadabburi kisah-kisah yang ada dalam Al-Qur'an. Baik kisah Nabi Yusuf AS, kisah Nabi Sulaiman AS, kita Nabi Ibrahim AS, kisah Nabi Ismail AS yang bisa diambil hikmahnya.
Seperti halnya dengan melihat dari kisah nabi Ibrahim yang bisa diambil ilmunya tentang parenting. Bagaimana cara mendidik anak dengan baik. Serta di dalam Al-Qur'an pula ilmu tentang kepemimpinan serta ilmu tentang muamalah dan lainnya.
"Sudah tepat sekali bapak ibu memilih sekolah yang di dalamnya diajarkan hafalan Al-Qur'an. Sehingga menjadi bekal bagi anak kedepannya dan menjadi bekal juga bagi orang tua di akhirat nanti," katanya.
Sementara Staf Ahli Gubernur Husairi mengatakan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memberikan dua mata pisau terhadap perkembangan karakter anak bangsa.
Dengan kecepatan informasi memungkinkan para generasi muda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kemampuan diri dalam pengembangan sumber daya serta daya saing secara global. Hal tersebut juga memberikan dampak negatif pada kemerosotan moral generasi muda, seperti informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi narkoba pergaulan bebas radikalisme hingga terorisme.
"Untuk itu diperlukan lembaga pendidikan yang mampu membendung hal itu terjadi, tidak hanya melalui pendidikan umum namun juga pendidikan agama yang bersumber dari Al-Qur'an dan al-hadis. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh bapak ibu tenaga pendidik Diniyyah Al Azhar yang telah berdedikasi berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia para lulusannya," ungkapnya.
Semoga Diniyyah Al-Azhar akan terus menjaga eksistensinya dalam melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas SDM yang beriman dan bertakwa dan berilmu pengetahuan melalui wisuda Tahfidzul Qur'an tahun 2024 ini.
"Saya sangat mengerti bahwa proses dalam melaksanakan pendidikan bukanlah hal yang mudah terlebih dalam menghafal seluruh ayat-ayat suci Al-Qur'an. Saya berharap seluruh ilmu pengetahuan di masa pendidikan yang Ananda peroleh dapat dikembangkan dan dimanfaatkan oleh kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Ananda semua adalah generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting sebagai agen perubahan agen, pembangunan dan agen pembaharuan. Saya yakin Ananda akan membangun kekuatan yang dapat meningkatkan kesadaran memotivasi dan berkontribusi pada perkembangan potensi masyarakat Provinsi Jambi ke depannya. Sehingga mampu bertindak dinamis dan adaptif dalam memanfaatkan peluang di dunia kerja dan menciptakan lapangan kerja yang nantinya mampu turut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian daerah," pungkasnya.
Ketua Yayasan Diniyyah Al-Azhar Umi Dra Hj Rosmaini MS, M.Pd.I, mengatakan di hari bulan Ramadhan ni kita bisa melaksanakan wisuda Tahfidzul Al-Qur'an, dan semoga seluruh anak-anak yang diwisuda terus menambah hafalannya.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pengajar penghafal Al-Qur'an yang telah bersusah payah untuk mengajarkan kepada anak-anak Diniyyah Al-Azhar. Semoga Allah membalas kebaikan kita semua," ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ijazah wisuda Tahfidzul Qur'an kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an baik satu juz hingga 30 juz dilakukan oleh Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Ust H Moch Hafizh El-Yusufi MM. Wisudawan terbaik diberikan piala serta piagam penghargaan. (redaksi)